Pengajian Jelang Ramadhan PCM Banjarmangu di Ranting Sipedang 1 Banjarnegara Dorong Pertumbuhan Amal Usaha Pendidikan

Banjarnegara, IDNEWS

Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Banjarmangu Kabupaten Banjarnegara Jawa Tengah, menggelar Pajero (Pengajian Jelang Ramadhan) di Ranting Sipedang 1 Banjarnegara, Minggu 10 Maret 2024.
Pajero Banjarmangu berlangsung di GOR Sipedang, menjadi sebuah ikhtiar untuk memajukan persyarikatan Muhammadiyah dn saat ini tengah dirancang pembangunan Madrasah Boarding School Keberbakatan Olahraga (MBS-KO) Banjarmangu.
Hadir dalam acara Pajero tersebut Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah, Forkompimca, Ketua PDM Banjarnegara beserta jajaran PCM banjarmangu dan PRM Sipedang, Kepala Desa dan perangkatnya serta ribuan warga Muhammadiyah Banjarmangu.

 
Ketua PWM Jawa Tengah Tafsir menyampaikan materi terkait penetapan tanggal 1 Ramadhan dimana terjadi perbedaan antara Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama tetapi tidak menjadikan masalah dalam menunaikan ibadah puasa.
"Hal itu terjadi karena mungkin bersumber pada dalil yang sama tapi penafsiranya berbeda dan ketika beradapan dengan penafsiranya berbeda maka tidak bisa  disatukan karena di dalam Islam tidak ada kepemimpinan sentral, tapi yang ada adalah keberagaman maka dalam segala hal kita berada pada keragaman termasuk dalam bidang politik", kata Tafsir.

 
Tafsir menyampaikan bahwa memahami Al Qur'an harus dengan Bayani, Burhani dan Irfani menurut Manhaj Tarjih Muhammadiyah.
Irfani adalah model metodologi berpikir yang didasarkan atas pendekatan dan pengalaman langsung (direct experience) atas realitas spiritual keagamaan. Sedangkan burhani adalah model metodologi berpikir yang tidak didasarkan atas teks maupun pengalaman, melainkan atas dasar keruntutan logika.
Bayani adalah sebuah metode berfikir yang berdasarakan pada teks kitab suci (Al-quran). Pendekatan bayani melahirkan sejumlah produk hukum islam (fiqih islam) dan bagaimana cara menghasilkan hukum dimaksud (ushul fiqih) dengan berbagai variasinya.

 
Ketua PCM Banjarmangu Ahmad Mulyanto mengatakan, Pajero untuk siapkan mental karena pada bulan Ramadhan berbeda kebiasaan, misalnya makan pagi  menjadi Sahur sebelum Subuh. Ia berpesan agar masyarakat selalu jaga kesehatan agar dapat melaksanakan kegiatan di bulan Ramadhan dengan maksimal.
Di PCM Banjarmangu telah terbentuk Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) dan kaderisasi juga terus dilakukan.
PCM Banjarmangu juga menyusun rencana pengkaderan di bulan Ramadhan yaitu Baitul Arqom lanjutan setelah para pimpinan mengikuti Baitulw Arqam di Wonosobo.
"Dalam kegiatan Baitul Arqam nantinya selama 2 hari 1 malam peserta menginap di tempat kegiatan agar materi pembekalan benar-benar diterima dan dipahami dengan baik dan benar ", terang Mulyanto.

 
Dibidang Amal Usaha Pendidikan, juga diagendakan kegiatan perintisan pendirian Madrasah Boarding School atau MBS Keberbakatan Olahraga (MBS-KO). Pembangunan nya menelan biaya senilai 3,5 Milyar bersumber dari infaq warga dan usaha yang sah. Saat berlangsung pengaji juga diedarkan surat pernyataan kesanggupan infaq maupun kesanggupan wakaf tanah untuk berdirinya MBS-KO.
Sementara itu Agung Biantotoro Majelis Ekonomi menjelaskan, kegiatan pengajian Jelang Ramadan ini adalah pengajian rutin yang dilaksanakan oleh Pimpinan Cabang Muhammadiyah Banjarmangu, yang dilaksanakan di berbagai ranting yang ada di wilayah Banjarmanu secay bergiliran.
"Nah, pada hari ini yang berketempatan adalah Pimpinan Ranting Muhammadiyah Sipedang 1. Alhamdulillah, jamaahnya antusias sekali dari pertemuan ke pertemuan terus meningkat hingga saat ini dihadiri jamaah sekitar 1.500-an jamaah", tandasnya.
Layanan sosial juga terus meningkat, saat ini Pimpinan Ranting Muhammadiyah Sipedang 1 memiliki satu unit mobil lazismu sebagai mobil layanan umat yang digunakan untuk memfasilitasi warga, baik warga Ranting Siedang 1 maupun warga lainnya yang membutuhkan.

 
"Adapun hasil pengadaan mobil lazismu itu kami di Ranting Muhammadiyah Sipedang 1 mengambil dari isi kotak lazismu yang tiap bulannya dipungut oleh petugas lazismu. Selama 3 tahun terkumpul sekitar Rp75.000.000-Rp100.000.000  kemudian kami membeli unit mobil layanan tersebut seharga Rp125.000.000. Nah, kekurangan ditutup dari iuran lelang/ bantingan warga Muhammadiyah Pimpinan Ranting Siedang 1", terang Agung Biantoro.
Upaya pengkaderan di PRM Sipedang menurut Agung, dilakukan aktif mengirimkan peserta kekegiatan Baitul Arkom, di ranting juga ada pengajian rutin yang diisi oleh kader-kader Muhammadiyah tersebut sebagai upaya untuk regerasi.
Ketua PRM Sipedang 1 Tafsir Tri Hidayat juga bersama sama terus mendorong Pertumbuhan Amal Usaha Pendidikan dan memajukan persyarikatan Muhammadiyah Sipedang. Sedangkan Kades Sipedang Subagyo menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya acara Pajero yang dihadiri ribuan warga di GOR Sipedang. (Budhy Sanjaya) 


Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak